|
Indonesia, pada saat ini mempunyai persoalan energi listrik. Ada ketidak cukupan antara pasok listrik dan kebutuhan listrik yang berkembang terus. Semakin maju dan berkembangnya suatu negara maka harus berkembang pula ketersediaan listrik yang cukup. Berdasar berbagai kriteria, maka Indonesia dimasukkan sebagai negara yang memiliki sumberdaya energi yang melimpah. Namun pada saat ini, prioritas pemanfaatan energi masih menggunakan sumber energi tak terbarukan yaitu dari fosil (Minyak dan batu bara). Pada saat yang sama mulai diupayakan pemanfaatan sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui antara lain sumber energi dari air (PLTA), panas bumi, nabati, sumber energi surya, angin, gelombang dan mikro hidro. Teknik Energi berbasis lingkungan banyak dimanfaatkan dalam proyek pemenuhuan kebutuhan listrik secara nasional sebesar 10.000 MW.
Teknologi yang dibutuhkan adalah teknologi rendah pencemarannya (low carbon emission), efisiensi pemanfaatan dan teknologi baru untuk energi alternatif. Minat Teknik Energi Lingkungan saat ini, secara nasional sedang bekerjasama dalam mengembangkan berbagai proyek energi, utamanya di daerah tertinggal. Lulusan Minat Teknik Energi Lingkungan sangat dibutuhkan oleh Departemen Energi Sumberdaya Mineral, Bappenas, BMG, BPPT dan PLN. Di daerah lulusan dari pendidikan ini sangat dibutuhkan oleh Dinas Pertambangan, Bappeda, Bapedalda dan Dinas Kimpraswil.
|